EmanateSoftware

Panduan

Perbedaan Software dan Hardware: Penjelasan dan Contoh

Hardware adalah komponen fisik komputer, software adalah instruksi yang dijalankan komponen tersebut. Penjelasan perbedaan, hubungan, dan contohnya dalam pemakaian sehari-hari.

Hardware adalah komponen fisik komputer yang dapat disentuh, sedangkan software adalah kumpulan instruksi tidak berwujud yang memberi tahu komponen tersebut apa yang harus dikerjakan. Hardware menyediakan kemampuan untuk menghitung dan menyimpan; software menentukan kemampuan itu dipakai untuk apa.

Perbedaan ini terdengar sederhana, tetapi sering kabur dalam percakapan sehari-hari. Ketika seseorang mengatakan "komputernya lambat", penyebabnya bisa berada di salah satu sisi atau keduanya, dan penanganannya sangat berbeda.

Perbedaan singkat

Cara paling cepat membedakan keduanya adalah bertanya apakah objek tersebut bisa dipegang. Prosesor, RAM, penyimpanan, layar, papan ketik, dan printer adalah hardware. Sistem operasi, aplikasi, dan driver adalah software.

Perbedaan lain yang penting: hardware mengalami penurunan kondisi seiring waktu karena keausan fisik, sedangkan software tidak aus. Software yang bermasalah biasanya sudah bermasalah sejak awal atau menjadi tidak cocok karena lingkungannya berubah, misalnya setelah pembaruan sistem operasi.

Tabel perbandingan

Perbedaan hardware dan software pada beberapa aspek
AspekHardwareSoftware
WujudFisik, dapat disentuhTidak berwujud, berupa kode
ContohProsesor, RAM, SSD, layar, printerWindows, Excel, driver printer, aplikasi kasir
Cara memperolehDibeli sebagai barangDiunduh, dipasang, atau diakses melalui langganan
Penurunan kondisiAus dan rusak secara fisikTidak aus, tetapi bisa usang atau tidak kompatibel
PerbaikanDiganti atau diservisDiperbarui, dipasang ulang, atau dikonfigurasi ulang
PenggandaanHarus diproduksi satu per satuDapat disalin tanpa biaya bahan
KetergantunganTidak berguna tanpa softwareTidak dapat berjalan tanpa hardware

Bagaimana keduanya bekerja sama

Hubungan keduanya berlapis. Ketika Anda menekan tombol simpan pada aplikasi, urutannya kira-kira seperti ini: aplikasi mengirim permintaan ke sistem operasi, sistem operasi meneruskannya ke driver penyimpanan, driver mengatur perangkat penyimpanan fisik untuk menulis data, dan konfirmasi dikembalikan ke atas melalui jalur yang sama.

Setiap lapisan menyembunyikan kerumitan lapisan di bawahnya. Itulah sebabnya pengembang aplikasi tidak perlu tahu merek SSD yang dipakai pengguna, dan pengguna tidak perlu memahami cara kerja penyimpanan untuk menyimpan dokumen.

Konsekuensinya, batasan pada satu sisi memengaruhi sisi lain. Software penyuntingan video yang menuntut banyak memori akan terasa lambat pada perangkat dengan RAM terbatas, meskipun perangkat lunaknya sendiri tidak bermasalah. Ini pertimbangan nyata ketika memilih produk pada kategori edit video.

Firmware di antara keduanya

Firmware adalah perangkat lunak yang tertanam pada perangkat keras tertentu dan disimpan pada memori khusus di dalam perangkat itu. Contohnya BIOS atau UEFI pada papan induk komputer, serta perangkat lunak internal pada router, printer, dan mesin kasir.

Firmware secara teknis adalah software, tetapi diperlakukan berbeda karena terikat pada satu perangkat, jarang diperbarui, dan kegagalan pembaruannya dapat membuat perangkat tidak berfungsi. Istilah ini muncul untuk menggambarkan posisi di antara keduanya: lebih tetap daripada aplikasi biasa, tetapi tetap dapat diperbarui tanpa mengganti komponen fisik.

Mengapa perbedaannya penting

Membedakan keduanya membantu mendiagnosis masalah dan merencanakan anggaran secara lebih tepat.

  • Saat menghadapi masalah. Kerusakan yang muncul hanya pada satu aplikasi umumnya bersifat perangkat lunak. Masalah yang muncul di semua aplikasi, terutama disertai gejala fisik seperti panas berlebih atau bunyi tidak biasa, lebih mungkin bersumber dari perangkat keras.
  • Saat merencanakan anggaran. Perangkat keras adalah belanja modal yang bertahan beberapa tahun, sedangkan langganan perangkat lunak adalah biaya berulang. Keduanya perlu dianggarkan dengan cara berbeda.
  • Saat memilih produk. Perangkat lunak yang menuntut spesifikasi tinggi berarti biaya sesungguhnya mencakup peningkatan perangkat. Periksa kebutuhan sistem resmi sebelum berlangganan.
  • Saat merencanakan keamanan. Pencadangan data melindungi dari kegagalan perangkat keras, sedangkan pembaruan perangkat lunak melindungi dari celah keamanan. Keduanya tidak saling menggantikan.

Bagi usaha kecil, kesalahan yang paling sering terjadi adalah membeli perangkat lunak tanpa memperhitungkan perangkat yang akan menjalankannya. Aplikasi kasir yang bagus tetap tidak berguna bila tablet di outlet tidak mampu menjalankannya dengan lancar pada jam sibuk.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan utama software dan hardware?

Hardware adalah bagian fisik yang dapat disentuh, seperti prosesor, memori, layar, dan papan ketik. Software adalah instruksi yang tidak berwujud fisik dan menentukan apa yang dikerjakan hardware. Hardware menyediakan kemampuan, software menentukan pemakaiannya.

Apakah komputer bisa bekerja tanpa software?

Tidak untuk pekerjaan yang berguna. Tanpa perangkat lunak, komputer tidak memiliki instruksi apa pun untuk dijalankan. Bahkan proses menyalakan komputer sudah memerlukan firmware yang tersimpan pada papan induk.

Mana yang lebih dulu rusak, software atau hardware?

Keduanya bisa bermasalah dengan sebab yang berbeda. Hardware mengalami keausan fisik dan kerusakan komponen. Software tidak aus, tetapi dapat gagal berfungsi karena berkas rusak, konflik pembaruan, kesalahan konfigurasi, atau bug.

Apakah data termasuk software?

Data dan software adalah hal yang berbeda meski sama-sama tidak berwujud fisik. Software adalah instruksi yang dijalankan, sedangkan data adalah informasi yang diproses instruksi tersebut. Dokumen, foto, dan basis data adalah data, bukan software.

Lanjutkan membaca